Merangkul Keterbatasan

by Galih Putrantyo, 07.18, No comment
gambar dari google


Ilmu ini gua dapetin dari bukunya @maswaditya "Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati". Di setiap kehidupan pasti ada kekurangan, tapi manusia selalu maunya yang lebih padahal sebenarnya "orang kaya itu adalah orang yang bersyukur terhadap apa yang dia punya".

Pernah kepikiran gak? kalo orang-orang hebat sebelum mereka punya segala-galanya kaya sekarang, dulu saat merintis menuju kesuksesan memanfaatkan yang ada dulu.

Contoh paling mudah, dulu tukang ojek, karena ojek biasa udah mainstream di buatlah ojek panggilan.
Nahh ojek panggilan itu yang belum ada, bahkan menjadi tren baru.




Contoh lagi, dulu sebelum internet menjamah indonesia belum ada yang namanya orang jualan lewat twitter/facebook/kaskus dll. Kalo sekarang? buanyak, bahkan penipuan online juga banyak haha.
Beli kaos tinggal sms orang yang jual, duitnya di transfer, tunggu di rumah, beberapa hari ada kurir dateng ke rumah nganter barang. Simpel kan?

Rumusnya begini

Mainstream ~> Di Olah jadi gak mainstream ~> Jadi Trend.


ohya contoh terakhir, pernah kepikiran gak topi bisa jadi trend di kalangan para comic nahh kaya topi shoutcap ini buatan asli bandung yang udah mengindonesia

.

Hal yang terpenting dari postingan ini adalah bahwa kita harus kudu bersyukur, jangan nuntut ini itu. Padahal di sekitar banyak "senjata" yang bisa dipake asalkan kreatif dan nyadar pasti bisa.
Jangan takut buat berbuat, jadilah orang yang berjiwa muda. Kalo gak kreatif bisa di bilang gak punya jiwa muda hahaha.
Galih Putrantyo
Merangkul Keterbatasan - written by Galih Putrantyo , published at 07.18, categorized as Ketokan . And have 0 komentar
No comment Add a comment

Akan lebih baik jika komentar bersifat interaktif.

Cancel Reply
GetID
Copyright © 2014 - 2017 galih24jam.web.id by
Theme designed by Damzaky
Powered by Google