Kenapa Gua Gak Ngerokok?

by Galih Putrantyo, 06.51, 1 comment

Kenapa gua gak ngerokok? Karena harga paru-paru gua lebih mahal dari sebatang rokok
Quote di atas adalah quote hasil spontan yang gua twit di twitter gua @galih24jam, begini isi twitnya

Seperti biasa lagi itu gua ngetwit lewat hape nokia e71 kesayangan, buat gua gak peduli apa hapenya yang penting apa yang bisa manfaat yang bisa tersebar dari hp tersebut tentunya minimal hp yang bisa internetan. Gua pake nokia e71 karena harganya udah terjun bebas gak kaya awal-awal sekitar 2 jutaan. Apalagi nokia e71 jaringanya bisa 3,5g.

Kembali ke topik.
Maksud dari "harga paru-paru lebih mahal dari sebatang rokok" adalah soal harga pembiayaan jika anda/ente/lo/sampeyan/kamu terkena penyakit yang secara langsung maupun tidak langsung karena rokok di kemudian hari. Banyak penderita yang dulu saat mudanya ngerokok saat tua menyesal karena penyakit yang di deritanya, sudah jelas merokok itu membunuh seperti slogan baru di iklan rokok sekarang.

Harga sebatang rokok sekitar seribu rupiah, misalkan sebungkus 15ribu di kali berapa banyak yang sudah di beli selama hidup dengan asap.

Setelah tua nanti, akan terkena penyakit yang mulai menyerang tidak usah di sebutkan di sini silahkan cari di google karena sudah banyak. Lalu berapa biaya yang sudah di lakukan misalkan masuk rumah sakit dan segala macamnya? apa kebaikan yang sudah di lakukan selama hidup? Di ujung usia akan tersiksa karena asap percuma yang di hisap waktu muda, lalu di ujung usia bukanya melakukan banyak kebaikan malahan menjadi beban bagi keluarga.

Mau mati nyusahin atau mati meninggalkan kebahagiaan?

Sayangnya kebanyakan perokok di mulai pada usia remaja, tepat seperti sasaran pasar para pengusaha rokok. Loh kok gitu? Yap betul, sasaran pengusaha rokok adalah remaja yang awalnya coba-coba kemudian jadi "pelanggan tetap" sampai sakit menjemput di usia tua.

Kebanyakan perokok ababil adalah perokok yang egois, sepertinya mereka sudah kemakan oleh quote.
Ngerokok gak ngerokok tetep mati, mendingan ngerokok sampai mati
Itu adalah quote bodoh, entah siapa yang mencentuskan pertama kali. Kembali lagi ke sebelumnya, Mau mati nyusahin atau mati meninggalkan kebahagiaan?

Di Indonesia saja sudah banyak pembodohan yang di lakukan oleh perusahaan rokok, mungkin mereka terlalu banyak uang sehingga memutar otak bagaimana caranya agar usaha mereka berjalan mulus.
Eitts bukan mungkin banyak uang, lebih tepatnya orang terkaya di negeri ini memang seorang pengusaha rokok :)

Antara lain pembodohanya:

  1. Adanya beasiswa yang di berikan dari perusahaan rokok.
    Entah itu beasiswa kursus atlet, ataupun pendidikan. 
  2. Dan lain sebagainya yang dapat di amati di sekitar kita.

Tahukah kalau petani tembakau adalah petani yang tidak sejahtera? Hanya sang pemiliklah yang bisa menikmati angin segar dari hasilnya.

Tentunya gua sangat menghormati "perokok elegan". Menurut gua perokok elegan itu keren, karena kalau dia ngerokok pasti memikirkan sekitar. Gak asal main bakar aja, gak buang puntung sembarangan dan tentunya dia adalah orang yang cerdas.

Almarhum bapak gua & almarhum pakdeh meninggal setelah menjadi perokok berat. Inget banget kata bapak gua dia bilang begini "Bapak mau berhenti merokok asalkan pabriknya tutup.". Waktu itu gua masih kecil, seumuran anak tk tapi masih ingat kalimat tersebut dan sampai saat ini gua sangat membenci yang namanya rokok. Betapa alm. bapak gua udah kecanduan sebatang rokok dan termakan oleh quote bodoh semacam itu. Jadikan pelajaran untuk semuanya, jangan jadi kalian korban dari keganasan rokok imbasnya bukan tersiksa karena sakit saja, tapi pasti ada pengaruhnya terhadap sekitar, makin nambah deh dosanya. Alm. Bapak gua meninggal setelah terkena serangan jantung waktu gua tk, beliau meninggal di rumah sakit harum kalimalang.

Ada yang membela uztad aja ngerokok masa gua ngga? Bilang aja nabi Muhammad aja ga ngerokok ko.
Ohya merokok termasuk mendustakan tuhan loh? Paru-paru, badan dan organ lainya di kasih gratis sama tuhan. Kok malah di rusak.
apakah gua salah?

Sebenarnya berhenti merokok itu mudah apabila
Niat anda untuk berhenti merokok besar.
Dan jika masih mau merokok jadilah perokok yang elegan.

Maafkan bila tersinggung, itu hanya sebuah ketokan dari gua untuk pembaca.

video kampanye anti rokok


Galih Putrantyo
Kenapa Gua Gak Ngerokok? - written by Galih Putrantyo , published at 06.51, categorized as Ketokan . And have 1 comment
1 comment Add a comment
Galih Putrantyo
follow akun @zombigaret, dan @kerentanparokok di twitter ya :)
Reply Delete

Akan lebih baik jika komentar bersifat interaktif.

Cancel Reply
GetID
Copyright © 2014 - 2017 galih24jam.web.id by
Theme designed by Damzaky
Powered by Google